Rabu, Julai 23, 2008

Sesuatu

Bismillahirrahmanirrahim.




Foto adalah bingkisan kenangan yang mampu berbicara!

Aslim taslam.

Isnin, Julai 21, 2008

Pelukis, Pengecat dan Pewarna Ini

Bismillahirahmanirrahim.


Semilir bayu waktu memusari diri
dan ia melukis dan melakar
mengukir lalu mewarna
dengan hikmah terahsia
menyelindungkan khazanah usia.

Lalu, lahirlah pelukis ini
menukil segalanya seni
hanya pelukis ini mengerti
di balik kanvas hidup yang tercorak
sekian lama
sedari tangisnya dulu
adalah senyuman manusia.

Maklum pelukis itu
di akhir setiap coretan
nukilan dan lakaran
khittah tersambungkan bersama warna
rencam dan tidak sama
berbeza dan tidak serupa
tiap detik ada ronanya
kanvas ini terhiaskan
bersama bianglala kehidupan

Pelukis, pengecat dan pewarna itu
memainkan seninya
sehabis daya
semampu bisa
akalnya kritis mencerna idea
kelak teratur fragmen dan tersusun
di atas kanvas
yang cuba dihamparkannya
di dada perwakilan sukma
tertikam dengan rahsia Ilahi
perencana terhebat untuk pelukis kerdil
sebelum akhir dentingan jam
syukur - dia masih punya masa
menghasilkan lukisan terbaik
sungguh kinantan dia anugerah Tuhan

Hadir imtiyaz dalam amanah
wasilahnya tuntas sudah

Dan dia kembali
di mana dia bermula.

---

Sanah helwah!

Iringi langkahmu dengan mengingati Allah. Kembalinya segala sesuatu hanya padaNya.

Doakanlah kematangan buatku menyeluruhi segenap hidup - pemikiran, tingkah laku, peribadi.

Ingin membenam diri dalam ketaatan, tenggelam dalam keikhlasan. Insya-Allah.

"Yuk majukan derap langkahmu mara ke depan, langsungkan impian jadi kenyataan!"

Aslim taslam!

Khamis, Julai 17, 2008

This Path

Bismillahirrahmanirrahim.

"What would you do when someone is hurting your loved ones?"

I don't remember when do I have read this but I'm so sure I've read it in Malay version ;)

Why do I came up with such a wording?

Ok, let me tell you... why.

Do you know Fitna?

Fitna is a movie, produced in Netherlands by Dutch.

Fitna is a 2008 short film by Dutch parliamentarian Geert Wilders. The film explores Qur'anic motivation for terrorism, Islamic universalism, and Islam in the Netherlands.[citation needed] The film's title comes from the Arabic word fitna, which is used to describe "disagreement and division among people" or a "test of faith in times of trial. - Wikipedia.org-

Boy was it so controversional!

On the day it was released in the net, the video sharing websites Liveleak have to remove the video from the system after receiving threats after the video is able to be viewed by people all around the globe.

However, days later, it is back in the net.

Then, the boycott on Dutch products came up and flew by here and there. I can't even buy Dutchlady Milk! Then I started to think the Pros and Cons.

Although it seems like boycotting never comes up with anything in the end, but for me, it still shows that we still have our 'concern and care' on our on beloved religion, ISLAM.

Love Allah.
Love Rasul.
Love Islam.

-

Do you know the story of the little bird who had tried to save Nabi Ibrahim from the big fire
that Nabi Ibrahim had been thrown into?

The little bird was sooOoo little compared to the fire.

Yet it still reminding itself to show that it is its job to still do something to save the Prophet from the fire.

It brought so little water by its so little beak. Though the little bird was so small, it never give up.

It was so little deed, but may be so big in His count.

Wallahu a'lam. Just recounting the story I've read when I was small. ^ ^

"O my son!" (said Luqman), "If there be (but) the weight of a mustard-seed and it were (hidden) in a rock, or (any where) in the heavens or on earth, Allah will bring it forth: for Allah understands the finest mysteries, (and) is well-acquainted (with them).[31: 15]

So you see, even if the deed we've done, hidden or not, Allah still knows it all.

Remember that, Allah al-Khabir. He knows into the littlest heart of all. Sonubari :)

This is a reminder (tazkirah) special written for myself and to all the readers.

O Allah, help me to stand firm in your path.

Amiin.

"Satu, satu, saya sayang ALLAH.
Dua, dua, sayang Rasulullah,
Tiga, tiga, sayang ibu ayah.
Satu, dua, tiga, sayang semuanya!"

^____^

Aslim taslam.

Selasa, Julai 15, 2008

TODAY Never Dies!


Bismillahirrahmanirrahim.

+ Find me. I'm missin'. 

- Huh?

+ Kimi wo mitskete yo! (I've found ya'!)


That's rite. I've been missing for a few days (only). I've privated the blog so I could calm myselff. Why?

Not a word for you. You find it just like huh-what-the-heck expression if I let you know why. So, I am not going to tell you.

Back to the point. Oh yeah, today.

Today has become a real miserable yet a colourful like all days I've been through before.

You know, everyday has its own COLOUR. Yet telling you this, I can't tell you what colour is today's.

First, been to the assembly. WOW by the MPP results. Just redha as I've known nothing.
Allah knows best. Allah knows best. Allah knows best.

And lots of my friends had become Prefect, so the jama' for them: it's Dhubbath. (lots of prefects!)
 
Good luck, friends!

And then, found that my calculator is missing! First the file, and now the calculator. Do I have to really blame myself for missing my possessions?

File, a friend took it. Calculator, a friend borrowed it and I don't really remember who was her!

And know, I am starting to babble in this blog in english. What could be worse with my oh-not-so-good english, huh? Bear with me, it's good to change the atmosphere once in a while.

TODAY.

I am really into my Qur'an. I feel like I want to be broken into lots of fragile pieces.

Why? 

Been memorizing Qur'an for years, yet leaving it behind. I feel lots of shame upon myself.

12 juzu' and not even a juzu' I do have it in my heart (and my mind) ?

What a shame, Qurrah!

No this is not the time to cry and fell and left behind. 

QURRAH, you have to stand up for YOURSELF!

If it's not you, whoever will?

If it's not now, then when will you ever start it?

Wait till you realize that you're no longer in this dunya no more?

Na'uzubillah. Make up for me. Myself.

-

Living an unexpected life
trembling on prickles 
worrying on troubles
waiting for miracles
now and always

No one can oversight the day
thus denying what had happened
a time losing one could say

And life, this is an experience
not such of an experiment

LIFE
alas we really had known what it means
it is not about luck or omen
it is about DECISION
we make it we have it
what we do assure us what we will have
TODAY.

(Today will never die
unless we burnt it, just letting it fading away.)

.QURRAH.
-

Alhamdulillah. Late-nite I still have an english poem. For me from myself?  [WOW!] Ghee, my english is not so good. So poor. Must be improved.

In a nutshell, I conclude that, even if today it seems like it is worse than yeseterday, remember, today never ends until tomorrow begins. So, we still have times. Allah al-'Alim. 

TOMORROW is only for those who are fully appreciating TODAY.

^___^ 

Aslim taslam!

[correct me if I am wrong somewhere, anywhere...]

Ahad, Julai 13, 2008

Jumaat - Sayyidul Ayyam.

Bismillahirrahmanirrahim.

Alhamdulillah. Hari ini hari Ahad.

Kira-kira balik. Kejap, kejap.

Eh, hari ni dah 13 Julai 2008?

Tak lama je lagi ni. Hehe.

Berbalik kepada maudhu', ada apa dengan Jumaat saya yang lepas?

(BEWARE: mungkin entri ini agak peribadi dan menjengkelkan)

JUMAAT, 11 Julai 2008.

Malam sebelum, 10 Julai 2008, kelas 4 Imtithal ada kelas malam. Kelas KIMIA.

Mumti'ah jiddan! Group saya sikit sangat orangnya. 5 orang je.

Ana, Rufaidah, Sofia, Nadia, Fatimah.

Buat 3 eksperimen. Agak terganggu dengan keberadaan kamera seorang teman yang agak menghalang konsentrasi untuk tertumpu sepenuhnya.

Tapi, tak apa. Kita datang ke kelas mencari ilmu kan? Bila teringat balik hadaf, alhamdulillah, dapatlah juga kurangkan rasa yang tak best tu.

Kenapa dengan JUMAAT?

Pagi-pagi, saya dah berdoa, ya Allah, moga-moga hari ni ana akan jadi lebih BAHAGIA daripada semalam. Amiin~

Senyum. Senyum. Senyum. (Fake smile really helps to make a happy smile!)

Masa sarapan, seorang teman telah memulangkan FAIL ana yang menghilang seminggu lebih.
Subhanallah!!~ Allahu a'lam bissowab. Percaturan-Nya yang terbaik! Betul lah Hazirah, Allah nak ana sabar, kan?

Pagi-pagi ada MDP.

Pagi-pagi itu jugalah dah termau depan orang lain. Itulah Qurrah, semangat sangat bercakap dengan Zatil! Takpe-takpe, baru sikit.

MDP Jumaat lepas BEST sangat! Allah saja yang Tahu betapa mencurah-curahnya idea kami bertujuh dalam usrah tu untuk kupas tentang itu dan ini. Alhamdulillah.

KoQ. Niagaria. PerBayu best! Rojak buah kami laku~ Syukur ada banin yang sangat memahami, dapat tolong-tolong jualkan. Tenkiu.

Penat-penat ke sana ke mari cari orang itu dan ini, ada seorang banin junior ni langgar ana. Masya Allah, sakitnya dia hentam. Dahlah sakit, dilihat orang satu hal lagi. Astaghfirullah...

Selepas itu rehat di maktabah. Punyalah penat sampai terlelap.

Petang pula ada memanah. Dengan banin lagi. Terbataslah penggunaan bow dan arrow semuanya. Apa-apa pun, alhamdulillah, semua yang nak main, dapat juga memanah dengan baik. Cuma saya punya jelah rasanya, arrow terkena satu saja dekat board. Hmm..

Alhamdulillah.

Alhamdulillah.

Alhamdulillah.

Allah kabulkan doa saya.

^_____^

Aslim taslam!

Isnin, Julai 07, 2008

Lewat Jam 11 Malam

Bismillahirrahmanirrahim.

 

Ini sudah lewat pukul 11 malam.

 

Ana terkesan dengan kata-kata Imam Syafie: True pleasures of life is when you give forgiveness and forget.

 

Kadang-kadang terfikir juga, untuk kenal diri seseorang mesti lihat pada diri kawannya.

 

Ada seorang sahabat ana ni sangat mengesan tulisannya dalam hati ana.

 

Siapa?

R.A.H.S.I.A. Nanti akan ana beritahu. Insya Allah.

 

^____^

 

Sekrang ana sedang lagi membaca:

 

  1. Al-hayaatu fi Mihrabi as-Solah. Terjemahannya Kehidupan di Mihrab Solat tetapi diubah kepada Berjumpa Allah Lewat Solat. Terbitan Gema Insani, Jakarta.

 

  1. Taubat kepada Allah. Karangan Dr. Yusuf al-Qaradhowi. Reformis Islam Masa Kini. Terbitan As-Syabab Media, Malaysia.

 

 

Insya Allah, kalau ana sudah usia membaca dan punya waktu senggang, ana akan kongsikan apa yang an abaca dalam kedua-dua buku itu. Nantikan ya!

 

Salam mahabbah!

 

Aslim taslam.

Sabtu, Julai 05, 2008

Ikhlaskah?


Bismillahirrahmanirrahim.

Alhamdulillah. Allahumma amsa bi min ni'matin au biahadin min kholqika fa minka wahdaka la syarika laka falaka-l hamdu walaka-l syukr.

Beberapa hari yang lalu, salah satu khazanah berharga ana dihilangkan oleh ALLAH.

Cemas, itu pertama. Kedua, muhasabah. Kenapa ALLAH hilangkannya?

Ana fikir. 

Tak boleh nak fikir. Setiap kali fikirkannya, mesti rasa macam nak berjujuhan air mata.

Jumaat, semalam.
Masa usrah, kami membicarakan tentang IKHLAS.

Sudah banyak kali rasanya IKHLAS ini diperbicarakan, tetapi lebih banyak itu lebih bagus untuk tazkirah nafs, kan?

Ustazah Shahidah selaku naqibah ana, menceritakan, seorang mu'min sejati, walau ditimpa musibah sebesar mana pun, perkara pertama baginya adalah untuk ikhlas menerima qadha' & qadar ALLAH.

Bila ikhlas, semua bebanan jadi ringan sekali. Bila menjadikan ALLAH sebagai Satu-satunya SANDARAN, terasa lapangnya kehidupan.

Sejurus selepas ustzah cakap tentang ikhlas tu, ana terberangan sekejap. 
Terfikir.

APA perkara pertama yang ana rasa bila fail ana yang sangat berharga tu hilang?

Ana SEDIH, lantas menangis.

Ikhlaskah ana menerima apa yang ALLAH tentukan untuk ana?

Ana tak ingat, barangkali yang pertama ana sebut ialah istighfar (sebab kalau terhilang barang, gelabah-gelabah memang istighfar).

Tapi, ana rasa, ana tak rasa yang ana fikirkan ALLAH masa ana sebut istighfar.

Astaghfirullahal 'Adzim.

Bila dah habis memangis baru teringatkan ini yang ALLAH tentukan untuk ana. Baru tak menangis.

"Dan bahawa sesungguhnya kepada hukum Tuhanmu lah kesudahan (segala perkara); Dan bahawa sesungguhnya, Dialah yang menyebabkan (seseorang itu bergembira) tertawa dan menyebabkan (seseorang itu berdukacita) menangis"

(an-najm: 42-43)

Hingga ke saat ini, kehilangan barang itu suatu hikmah yag bisa terungkai bila-bila masa saja.

----

Ana: Hazirah, nti rasa kalau nti hilang fail macam ana. Apa nti rasa?

Hazirah: Mestilah sedih. Dengan semua barang2 macam tu.

Ana: Nti rasa, kenapa ALLAH hilangkan fail tu daripada ana?

Khali sejenak. 

Hazirah: Sebab ALLAH nak suruh nti bersabar.

Ana: Ohh... (Diam kemudiannya tersenyum)

*Jazakillah Hazirah. ^___^*
------


Sabar.

Sabar.

Sabar.


Sabar adalah salah satu manifestasi keimanan.

Salah satu bukti keikhlasan. 

Ikhlaskah ana?

Allahu a'lamu bissowab.

Aslim taslam.

Khamis, Julai 03, 2008

Masih Sedih


Bismillahirrahmanirrahim.

Masya Allah.. Fail tak jumpa lagi...

Astaghfirullah. Astaghfirullah. Astaghfirullah.

Bila nak ambil kertas, bila nak buat kerja, mesti teringat fail tu.

Nak tengok taqwim, ada dalam fail tu.

Borang MPR, pun dalam fail tu, surat bersetem belum berpos lagi pun dalam tu juga.

Ya Allah, fa'fu'anni ya Rabbi.

Surat lek Rina ada dalam tu.

Kad Ustazah Shahidah pun dalam tu.

Surat Kak Wani pun dalam tu.

Surat, kad Kak Raihana dalam tu juga.


:(

"La tahzan innaLlaha ma'ana"

Teman-teman, carikanlah ya fail saya tu. Warnanya hijau tua metallic. Tebal. Fail poket plastik 30. 

Rabbi yuqawwiy. 

Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'ien.

Aslim taslam.


Rabu, Julai 02, 2008

Permintaan Hati -Letto


Permintaan Hati
   Letto


Terbuai aku hilang terjatuh aku dalam
Keindahan penantian

Terucap keraguan hati yang bimbang
Yang terhalang kepastian cinta

Aku hilang
Aku hilang

Tersabut kabut malam terbiasnya harapan
Yang tersimpan sejuta bertuan
Terasa kerinduan hati yang bimbang
Yang terhempas kepastian cinta

Dengarkanlah permintaan hati yang teraniaya sunyi
Dan berikanlah arti pada hidupku
Yang terhempas yang terlepas
Pelukanmu bersamaMu dan tanpaMu aku hilang selalu

Aku hilang
Aku hilang

Tersabut kabut malam terbiasnya harapan
Yang tersimpan sejuta bertuan
Terasa kerinduan hati yang bimbang
Yang terhempas kepastian cinta

Dengarkanlah permintaan hati yang teraniaya sunyi
Dan berikanlah arti pada hidupku
Yang terhempas yang terlepas
Pelukanmu bersamaMu dan tanpaMu aku hilang selalu
Bersamamu dan tanpamu aku hilang selalu

Dengarkanlah permintaan hati yang teraniaya sunyi
Dan berikanlah arti pada hidupku
Yang terhempas yang terlepas
Pelukanmu bersamamu dan tanpamu aku hilang selalu
Bersamamu dan tanpamu aku hilang selalu

-------

Bila ana dengar lagu ni buat pertama kalinya kelmarin, hari Isnin, ana dapat rasakan lagu ni macam lagu Letto yang tajuknya "Sandaran Hati".

This one is nice. Ritmanya agak resah namun tetap tenang dan menyentuh. 

;) 

Selamat mendengar~

Aslim taslam.

Senyum!


Bismillahirrahmanirrahim.

Hari ni Qurrah rasa semacam menerima sentakan iman

Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah.

Oh ya. 

Nasib ana tak berapa baik mula sejak semalam sampai hari ini.

Nametag S/U Peng.Perpustakaan ana hilang.

Botol air Felton ana yang warna hijau itu pecah.

Fail hijau ana hilang petang tadi.

Doakanlah ana dapat ketemu dengan nametag ana dan juga fail ana tu.

Allahumma solli 'ala muhammad. 

Nasihah ajar ana, kalau terlupa atau terhilang atau rasa panik, teruslah berselawat.

Insya Allah, rasa tenang :)


Oklah, jangan malas Raden! [pesan Nasihah]

---

Nota kaki.

Mabit Batch11: 1/2 Ogos 2008. Lepas tu jaulah.
 
Untungnya Safiah, mabit tu masa hari lahir dia. 

^____^

I <3

[Rabbi yassir li amri] Amiin~

Aslim taslam.